Timnas Indonesia: 3 Tantangan Besar Jelang Hadapi Australia di Kualifikasi Piala Dunia 2026

- Jurnalis

Minggu, 29 Desember 2024 - 07:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar Laga Antara Timnas Indonesia vs. Australia Pada Laga Matchday ke-2 Babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 Round 3. (pssi.org)

Tangkapan layar Laga Antara Timnas Indonesia vs. Australia Pada Laga Matchday ke-2 Babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 Round 3. (pssi.org)

1TULAH.COM-Timnas Indonesia menghadapi sejumlah tantangan serius menjelang laga krusial melawan Australia di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Mulai dari lini belakang yang rawan blunder hingga lini depan yang kurang tajam, Shin Tae-yong perlu segera mencari solusi.

Skuad Garuda bersiap menghadapi laga krusial di Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Australia pada tanggal 20 Maret 2025 di Sydney Stadium. Meski memiliki sejumlah pemain naturalisasi berkualitas, timnas Indonesia masih harus mengatasi beberapa permasalahan mendasar.

Salah satu sorotan utama adalah lini belakang timnas Indonesia yang kerap melakukan kesalahan fatal. Meskipun diperkuat oleh bek-bek Eropa seperti Jay Idzes, Sandy Walsh, dan Justin Hubner, kesalahan individu masih menjadi momok yang menakutkan.

Baca Juga :  Ancaman di Balik Energi Terbarukan: Mengapa PSN Berlabel Hijau Memicu Konflik Agraria?

Kejadian saat melawan Jepang di mana dua gol bersarang akibat blunder pemain belakang menjadi bukti nyata masalah ini. Shin Tae-yong perlu melakukan evaluasi mendalam dan merancang strategi pertahanan yang lebih solid.

Masalah lain yang dihadapi timnas Indonesia adalah kurangnya kedalaman skuad. Kualitas pemain inti dan cadangan masih belum merata. Hal ini terlihat jelas saat timnas Indonesia menurunkan mayoritas pemain cadangan dan mengalami kesulitan saat melawan China. Jika ingin bersaing di level internasional, Indonesia perlu membangun skuad yang memiliki kedalaman merata.

Salah satu permasalahan klasik yang belum terpecahkan adalah kurang tajamnya lini depan timnas Indonesia. Para penyerang seperti Rafael Struick, Ragnar Oratmangoen, Hokky Caraka, dan Ramadhan Sananta belum mampu menjadi solusi. PSSI tengah berupaya mencari solusi dengan menaturalisasi pemain seperti Mauro Zijlstra dan Ole Romeny. Namun, keberhasilan naturalisasi ini masih perlu diuji dalam pertandingan sebenarnya.

Baca Juga :  Eks Menag Gus Yaqut Didakwa Terima USD 271.500 dalam Kasus Korupsi Kuota Haji, Kerugian Negara Rp622 Miliar

Timnas Indonesia memiliki potensi besar untuk berkembang, namun masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala dituntut untuk mampu meramu tim yang solid dan kompetitif. Pertandingan melawan Australia akan menjadi ujian sesungguhnya bagi skuad Garuda.(Sumber:Suara.com)

 

Berita Terkait

Soroti Hak Pesangon dan PHK, KSPI Desak Pemerintah Cabut PP Turunan UU Cipta Kerja
Pemkab Murung Raya Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Bersama KPK
Kejagung Tetapkan 2 Tersangka Skandal Korupsi PT TPL Tbk, Negara Rugi Rp2 Triliun
Tingkatkan Rasa Bangga Berbusana Lokal, DWP Sekretariat DPRD Kalteng Edukasi Anggota lewat Museum Batik
Bahlil dan Purbaya Bertemu Bahas Subsidi BBM Tepat Sasaran
Ahmad Sahroni Minta Provokator Hoaks di Medsos Ditindak Tegas
Salju Abadi Indonesia Kian Memudar: Gletser Puncak Jaya Papua Tersisa 2 Persen, Diprediksi Punah Total 2026
Dakwaan Kasus Kuota Haji: JPU KPK Ungkap Pengaturan Kuota Tambahan ‘Satu Pintu’ Lewat Bos Maktour
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Soroti Hak Pesangon dan PHK, KSPI Desak Pemerintah Cabut PP Turunan UU Cipta Kerja

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:03 WIB

Pemkab Murung Raya Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Bersama KPK

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:52 WIB

Kejagung Tetapkan 2 Tersangka Skandal Korupsi PT TPL Tbk, Negara Rugi Rp2 Triliun

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:52 WIB

Bahlil dan Purbaya Bertemu Bahas Subsidi BBM Tepat Sasaran

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Ahmad Sahroni Minta Provokator Hoaks di Medsos Ditindak Tegas

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:35 WIB

Salju Abadi Indonesia Kian Memudar: Gletser Puncak Jaya Papua Tersisa 2 Persen, Diprediksi Punah Total 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:46 WIB

Dakwaan Kasus Kuota Haji: JPU KPK Ungkap Pengaturan Kuota Tambahan ‘Satu Pintu’ Lewat Bos Maktour

Rabu, 12 Agustus 2026 - 05:42 WIB

Bukan Lagi Soal Kompetisi: Kolaborasi Lintas Media Jadi Kunci Eksistensi Pers Daerah

Berita Terbaru