Mahfud MD Beri Peringatan Soal Putusan MK Melalui X: Sangat Berbahaya

- Jurnalis

Kamis, 22 Agustus 2024 - 18:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Mahfud MD. (sumber: suara.com)

Potret Mahfud MD. (sumber: suara.com)

1TULAH.COM – Masyarakat sipil yang terdiri dari mahasiswa hingga publik figur seperti aktor dan komedian terjun ke lapangan langsung melakukan aksi demo di depan Gedung DPR RI, Jakarta menyuarakan hatinya mengawal putusan MK, Kamis (22/8/2024).

Tak hanya mereka saja ternyata yang menyuarakan hatinya, seorang Mahfud MD juga ikut buka suara terkait #KawalPutusanMK.

Dalam akun sosial media X @mohmahfudmd, Ia mengungkapkan kegelisahan bak mewakili hati rakyat Indonesia.

“Yth. Pimpinan Parpol dan Para Anggota DPR. Putusan MK adalah tafsir resmi konstitusi yang setingkat UU,” cuit Mahfud.

Baca Juga :  KPK Terbitkan Sprindik Baru dalam Pengembangan Kasus Fadia Arafiq

“Berpolitik dan bersiasat untuk mendapatkan bagian dalam kekuasaan itu boleh dan itu memang bagian dari tujuan kita membangun negara Merdeka,” tambah mantan calon presiden RI yang sebelumnya bersanding dengan Ganjar Pranowo ini.

Mantan hakim Mahkamah Konstutusi itu mengungkapkan jika bersiasat untuk mendapatkan kekuasaan memang hal yang wajar, namun semuanya harus ada prinsip demokrasi.

Menurut Mahfud, jika prinsip demokrasi dan konstitusi ini tak bekerja dengan semestinya, maka akan sangat berbahaya untuk masa depan Indonesia.

“Tetapi ada prinsip demokrasi dan konstitusi yang mengatur permainan politik,” tulisnya lagi.

Baca Juga :  Menteri P2MI Mukhtarudin Dorong Pemda dan Perguruan Tinggi Kalteng Siapkan SDM Unggul Siap Kerja di Luar Negeri

“Sangat berbahaya bagi masa depan Indonesia Jika melalui demokrasi procedural (konspirasi dengan menang-menangan jumlah kekuatan hanya dengan koalisi taktis) siapa pun merebut kue-kue kekuasaan dengan melanggar konstitusi,” tambahnya.

Di akhir cuitannya Mahfud mempersilahkan bagi siapa saja yang ingin menikmati kekuasaan dengan serakah, tetapi dirinya berharap agar tetap dalam koridor konstitusi.

“Silahkan ambil dan bagi-bagi kue kekuasaan, sesuai konstitusi Anda berhak melakukan dan mendapatkan itu. Tetapi tetaplah dalam koridor konstitusi agar Indonesia selamat.” Cuitnya.

“Berbuatlah tapi “Jangan pernah Lelah mencintai Indonesia,” tambahnya.

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

Kemenimipas Bongkar Temuan Sidak di Lapas Cibinong: Pintu Sel Diperiksa Satu per Satu!
Membaca Dinamika Gambut Indonesia: Mengapa Matematika dan Pemodelan Sains Menjadi Kunci Menjaga Keseimbangan Karbon Bumi
Setahun Berjuang Lawan Sakit, Guruh Soekarnoputra Mengembuskan Napas Terakhir di RS Siloam
Soroti Kesenjangan Infrastruktur, DPRD Kalteng sebut 61 Persen Jalan Kabupaten/Kota Belum Mantap
Pihak Ferdy Sambo Bantah Temuan Ombudsman Soal Fasilitas Sel Mewah di Lapas Cibinong
Heriyus: MTQ XI Harus Jadi Momentum Mengamalkan Nilai Al-Qur’an
Diduga Peras Indomaret hingga Minta Diskon Rumah 70 Persen, Bupati Gowa Jadi Tersangka Korupsi
DPRD Kalteng Minta Pelayanan Kesehatan di Wilayah Terpencil Diprioritaskan, Jarak Jangan Jadi Penghalang
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 09:28 WIB

Kemenimipas Bongkar Temuan Sidak di Lapas Cibinong: Pintu Sel Diperiksa Satu per Satu!

Minggu, 27 September 2026 - 09:17 WIB

Membaca Dinamika Gambut Indonesia: Mengapa Matematika dan Pemodelan Sains Menjadi Kunci Menjaga Keseimbangan Karbon Bumi

Sabtu, 26 September 2026 - 09:14 WIB

Setahun Berjuang Lawan Sakit, Guruh Soekarnoputra Mengembuskan Napas Terakhir di RS Siloam

Sabtu, 26 September 2026 - 05:15 WIB

Soroti Kesenjangan Infrastruktur, DPRD Kalteng sebut 61 Persen Jalan Kabupaten/Kota Belum Mantap

Jumat, 25 September 2026 - 16:30 WIB

Heriyus: MTQ XI Harus Jadi Momentum Mengamalkan Nilai Al-Qur’an

Jumat, 25 September 2026 - 16:10 WIB

Diduga Peras Indomaret hingga Minta Diskon Rumah 70 Persen, Bupati Gowa Jadi Tersangka Korupsi

Jumat, 25 September 2026 - 13:45 WIB

DPRD Kalteng Minta Pelayanan Kesehatan di Wilayah Terpencil Diprioritaskan, Jarak Jangan Jadi Penghalang

Jumat, 25 September 2026 - 13:19 WIB

Komdigi Pastikan Surat Pemadaman Internet Nasional 25–27 September 2026 Adalah Hoaks

Berita Terbaru

Tim Satgas Gabungan melakukan pemadaman dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah sebagai bagian dari penanganan darurat karhutla, Sabtu (27/9/26).

Palangkaraya

Karhutla Kalteng Masih Kritis, 13.435 Personel Gabungan Dikerahkan

Minggu, 27 Sep 2026 - 22:20 WIB